Minggu, 07 Februari 2016

Erupsi Gunung Bromo mulai akhir 2015


Erupsi Gunung Bromo yang sudah terjadi sejak akhir tahun 2015 kemarin dan masih terjadi sampai kami menulis artikel ini. Selama 5 tahun terakhir sudah terjadi dua kali, yaitu akhir tahun 2010 kemarin dan saat ini.


Erupsi Bromo adalah keluarnya abu vulkanik dari kawah gunung disertai dengan suara gemuruh dalam jangka waktu tertentu, pada tahun 2010 kemarin erupsi gunung bromo berlangsung sekitar 9 bulan, dan saat ini sudah berlangsung sekitar 3 bulan.

Pengaruh Erupsi Gunung Bromo terhadap wisatawan

Pengaruh Erupsi Gunung Bromo terhadap wisatawan

Sejak terjadinya erupsi, pengurus 'taman nasional bromo tengger semeru' membuat kebijakan dengan membatasi akses masuk menuju Kawasan wisata gunung bromo. Objek wisata yang tetap dibuka hanya yang berjarak sekitar 3 km dari kawah gunung bromo, yaitu; Penanjakan 1, Penanjakan 2, Mentigen. Sedangkan objek wisata yang paling sering dikunjungi yaitu kawah gunung bromo telah ditutup dalam batas waktu yang belum ditentukan. Termasuk objek wisata dikawasan lautan pasir seperti ; Pasir berbisik, savana, bukit teletubbies, juga ditutup untuk sementara.
Hal ini menyebabkan jumlah wisatawan yang menuju gunung bromo mengalami penurunan yang cukup drastis, walaupun disisi lain erupsi bromo juga memberi daya tarik tersendiri bagi wisatawan tertentu yang ingin menyaksikan kejadian langka yang sangat jarang terjadi.

Pengaruh Erupsi Gunung Bromo terhadap mata pencaharian penduduk tengger dan sekitar.


Keluarnya abu vulkanik yang secara terus menerus telah merusak pertanian dari penduduk sekitar, hampir setiap komoditi pertanian rusak, yang paling parah adalah tanaman kentang, sawi. lombok, seledri, dan beberapa komoditas lain. Sedangkan komoditas seperti bawah daun dan kubis lebih tahan walaupun pertumbuhannya tetap terganggu.


Dampak Erupsi Gunung Bromo terhadap pertanian penduduk Tengger

Selain penurunan penghasilan dari pertanian, penghasilan dari bidang wisata juga mengalami penurunan. Tetapi kelebihan dari orang-orang Suku Tengger adalah kebanyakan dari mereka lebih tabah menghadapi cobaan, karena ada kearifan lokal yang mempercayai bahwa semua tanaman yang rusak, modal yang hilang, semuanya pada hakekatnya tidak hilang tetapi masih 'dipinjam', dan akan dikembalikan nanti.

Tips berwisata ke Gunung Bromo saat terjadi erupsi

Sebagian orang merasa takut untuk berkunjung ke tempat wisata yang dianggap berbahaya, seperti pergi ke gunung meletus atau erupsi. Tetapi ada sebagian yang lain justru penasaran ingin melihat kondisi gunung yang sedang erupsi, karena memang kejadian alam yang jarang terjadi.
Berikut ada beberapa tips saat anda berencana untuk mengunjungi gunung bromo saat terjadi erupsi:

  • Ikuti peraturan yang diberlakukan oleh pengelola wisata, dalam hal ini adalah taman nasional dan PHPA, misalnya bila radius yang diperbolehkan untuk melihat adalah 3 km maka jangan melihat dalam jarak lebih dekat dari 3 km.
  • Perhatikan beberapa perlengkapan yang wajib dibawa, misalnya: masker, jaket, dan perlengkapan lain yang dibutuhkan untuk daerah dingin.
  • Kamera adalah perlengkapan yang tidak wajib dibawa, tetapi menjadi sangat dibutuhkan ketika anda ingin mengabadikan kesempatan langka saat menyaksikan gunung bromo dari dekat saat terjadi erupsi.
Tips berwisata saat erupsi gunung bromo


Erupsi gunung bromo merupakan kejadian yang biasa terjadi dalam jangka waktu tertentu, tetapi bagaimanapun wisata gunung berapi yang aktif tetap memberi daya tarik tersendiri dan memberi sensasi yang tidak bisa didapat dari tempat wisata lain.

Next
This is the most recent post.
Posting Lama

0 komentar:

Posting Komentar